Peran Kemampuan Keuangan dan Perilaku Non-Impulsif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Finansial

Dalam sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and ... (Scopus Q4), penulis utama TR Gandl, seorang mahasiswa S2 Pendidikan Ekonomi, bersama dengan AAHS Fikri, mengeksplorasi bagaimana kemampuan keuangan dan perilaku non-impulsif dapat memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kesejahteraan finansial.
Penelitian ini menggunakan model moderated mediation untuk menganalisis interaksi antara literasi keuangan, kemampuan keuangan, dan perilaku non-impulsif. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan keuangan dan perilaku non-impulsif memainkan peran penting dalam memperkuat dampak positif literasi keuangan terhadap kesejahteraan finansial individu.
TR Gandl menjelaskan, "Temuan kami menegaskan bahwa literasi keuangan saja tidak cukup untuk mencapai kesejahteraan finansial. Kemampuan untuk mengelola keuangan secara efektif dan menghindari perilaku impulsif merupakan faktor kunci yang dapat memoderasi hubungan ini."
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan program pendidikan keuangan yang lebih holistik, dengan mempertimbangkan tidak hanya peningkatan literasi keuangan tetapi juga pengembangan kemampuan keuangan dan pengendalian diri.
Publikasi ini telah menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk akademisi dan praktisi di bidang keuangan, karena implikasinya yang luas bagi kebijakan dan praktik pendidikan keuangan.

 

Penulis: Ahmad Chafid Alwi

Tags: